Learning English and Bahasa Indonesia

Formula Sukses Adam Khoo dan Stuart Tan


Adam Khoo dan Stuart Tan (2013) dalam buku mereka yang berjudul 'Master your Mind Design your Destiny' menjelaskan enam formula sukses yang berlaku universal. Apapun profesi dan cita-cita Anda, formula ini tetap dapat diadopsi dalam upaya meraih sukses. Formula sukses Adam Khoo dan Stuart Tan berikut ini menurut admin mhmn sangatlah logis serta inspiratif. Oleh karena itu, luangkanlah waktu Anda beberapa menit saja untuk membaca artikel singkat ini.

Target Spesifik

Menurut sumber utama yang menjadi dasar ditulisnya artikel ini, dikatakan bahwa penentuan target sangatlah penting. Banyak orang yang menjadi gagal karena mereka tidak mempunyai target yang spesifik terkait apa yang diinginkannya. Sangat sepele, namun pengaruh poin ini ternyata sangatlah besar. Coba pikirkan, bagaimana bisa seseorang meraih sesuatu yang ia sendiri tidak bisa menjelaskan tentang sesuatu yang ingin ia raih? Beberapa orang tidak mampu mendapatkan apa yang mereka inginkan karena sejak awal apa yang mereka inginkan tidak jelas dan spesifik. 

Target spesifik yang dimaksud dalam artikel ini adalah tujuan yang mendetail. Semakin detail maka akan semakin bagus. Beberapa orang ingin sukses, namun ketika ditanya tentang sukses secara spesifik, mereka menjawab 'ingin bahagia', 'ingin punya gaji yang banyak, 'ingin mendapatkan pekerjaan'. Jawaban tersebut sangat general atau sangat umum. Jika ingin bahagia, sebutkan bahagia yang seperti apa yang diinginkan. Jika ingin mempunyai gaji yang banyak, sebutkan berapa nominal gaji yang banyak itu. Jika ingin mendapatkan pekerjaan, sebutkan persisnya pekerjaan apakah itu.

Bukankah jawaban 'saya ingin bahagia' itu merupakan target yang sudah sangat jelas? Benar. Jelas, namun tidak mendetail. Ketika target itu tidak spesifik, maka seseorang akan sangat sulit untuk mengerahkan potensi berupa energi dan waktu pada sesuatu yang nyata. Beberapa cerita membukukan kisah orang-orang sukses. Terdapat kesamaan semua dari mereka; menentukan target yang spesifik. Semuanya bukan kebetulan dan bukan pula karena nasib. Target spesifik ini, oleh Adam Khoo dan Stuart Tan dianalogikan sebagai sebuah laser yang menyorot titik tertentu.

Merancang Strategi

Setelah menentukan target yang spesifik dan detail, langkah selanjutnya adalah merancang strategi yang dirasa efektif untuk dapat mengantar kepada target tersebut. Penentuan strategi ini sangatlah penting. Strategi dapat dianalogikan seperti sebuah rel atau jalur yang akan dilewati untuk tiba kepada apa yang diinginkan. 

Konsistensi dalam Bertindak

Setelah menentukan target dan mendirikan rel yang akan dilalui menuju target tersebut, langkah selanjutnya adalah mulai bertindak. Bertindak dalam hal ini haruslah dibarengi dengan niat yang kuat serta konsistensi. Dalam perjalanannya, kegagalan mungkin akan menghadang. Terdapat tiga cara manusia bereaksi terhadap kegagalan. Sebaiknya analisa terlebih dahulu berada dipoin berapakah Anda lalu sebisa mungkin, upayakan agar mampu mengadopsi tipe nomor 3. Kabarnya, banyak orang sukses yang berada pada tipe ini.

Banyak orang cerdas yang memiliki target dan rencana namun mereka tidak pernah melakukan apa-apa untuk tiba pada target yang telah ditetapkan. Sering pula dijumpai orang-orang disekitar yang dinilai kurang cerdas dan berbakat namun mereka ditemukan jauh lebih sukses dari orang yang kita anggap jauh lebih cerdas dan berbakat. Mungkin orang yang jauh lebih cerdas dan berbakat itu adalah Anda sendiri. Lalu, dimana letak perbedaannya? Adam Khoo dan Stuart Tan (2013) menjelaskan hal tersebut ada pada perbedaan konsistensi. Ketika konsistensi tidak dimiliki, maka besar kemungkinan kita akan patah arang dan berhenti ditengah perjalanan.

Konversi Kegagalan Menjadi Feedback

Langkah ke-empat yang juga penting adalah mengambil umpan balik dari kegagalan-kegagalan yang ditemui. Beberapa orang gagal, ketika ditanya 'mengapa mereka gagal'? Mereka menjawab 'saya sudah melakukan segala cara namun tetap tidak bisa. Mungkin takdirnya sudah seperti ini'. Terkadang, kita baru mencoba 2 - 3 percobaan yang berujung pada kegagalan kemudian menjadi putus asa. Kegagalan demi kegagalan tersebut hendaknya dianalisis penyebabnya untuk kemudian diperbaiki. Setelah menganalisa penyebab kegagalan, rancanglah strategi baru yang dirasa lebih efektif berdasarkan umpan balik yang ada. Jangan menerapkan strategi yang sama lalu berharap akan mendapatkan hasil yang berbeda. Kabarnya, itu mustahil. Jikapun ada, kabarnya jumlah keadaan seperti itu sangatlah jarang terjadi.

Sistem Keyakinan

Keyakinan dapat dianalogikan seperti sebuah sakelar 'on' 'off' bagi otak dan sumber daya yang kita punyai. Adam Khoo dan Stuart Tan (2013) menekankan bahwa tanpa adanya keyakinan, maka tak satupun langkah lain dalam formula sukses yang akan bermafaat.

Keyakinan adalah unsur pembentuk harapan dan juga sebagai jalan menuju target yang kita inginkan. Jikapun kandas pada kegagalan, maka keyakinan akan menjalankan tugasnya untuk terus maju dan berkembang. Tambahan dari mhmn, Wright bersaudara mungkin tidak akan pernah bisa mewujudkan mimpi manusia untuk terbang jikasaja mereka tidak mempunyai keyakinan yang cukup kuat bahwa pesawat terbang tidaklah mustahil untuk dibuat. Kita semua tidak akan semudah ini menemukan informasi melalui internet jikasaja Larry Page dan Sergey Brin tidak memiliki keyakinan yang kuat tentang penciptaan mesin pencari Google.

Nilai Hidup sebagai Tenaga Pendorong

Adam Khoo dan Stuart Tan (2013) mendefinisikan nilai hidup sebagai paham yang kita anut dan kita jalani dalam hidup. Lebih lanjut dijelaskan bahwa nilai hidup merupakan sesuatu yang kita anggap penting dalam hidup kita.

Nilai hidup atau falsafah hidup tiap-tiap orang berbeda satu dan lainnya. Nilai hidup mhmn dan Anda tentang sukses, bahagia, dan cinta tentulah berbeda. Terkait poin ini, penekanannya ada pada kesesuaian nilai dengan target. Pastikan bahwa nilai hidup yang kita anut tidak bertentangan dengan target yang ingin kita raih.