Sejarah Google - Salah Penyebutan - Part 1
Siapa yang tidak kenal dengan Google?! Tahukah Anda bahwa istilah Google merupakan nama yang lahir dari sebuah insiden? Jika ini merupakan informasi baru bagi Anda, silahkan lanjutkan membaca artikel yang berjudul "Sejarah Google - Kesalahan Nama - Part 1" ini hingga akhir. Artikel ini terinspirasi dari tulisan karya Lowe J (2009) dalam bukunya yang berjudul "Google Speaks".
Tahukah Anda bahwa nama awal dari perusahaan ini sebenarnya bukanlah Google seperti yang kita kenal sekarang ini?! Ya, istilah Google memang lahir dari sebuah insiden. Dikisahkan oleh Lowe (2009) bahwa perusahaan ini berdiri dengan nama awal Googol. Nama Googol diambil dari istilah matematika untuk angka 1 dengan seratus deret angka 0 dibelakangnya. Istilah Googol sendiri diciptakan oleh Sirotta, M. Istilah Googol kemudian dipopulerkan oleh Sirotta dan Edward Kasner, seorang ahli matematika yang sangat terkenal, dalam buku yang berjudul "Mathematics and The Imagination".
Googol, sebuah nama yang disepakati oleh Larry Page dan Sergey Brin, duo jenius keturunan Yahudi yang namanya hingga kini masih tercatat sebagai pemilik perusahaan Google, ini dipandang sesuai untuk menggambarkan tujuan ambisius mereka dalam menata dan menyajikan seluruh informasi dari seantero dunia. Lalu, istilah Google lahir dari insiden seperti apa?
Masih dikutip dari sumber yang sama, dikisahkan bahwa istilah Google lahir dari kesalahan penyebutan oleh orang-orang pada waktu itu. Ya, sesederhana itu. Duo jenius, Sergey Brin dan Larry Page, kemudian memutuskan tidak memilih Googol sebagai nama situs mereka karena orang-orang telah terlanjur akrab dengan istilah Google. Bahkan, istilah Google kini telah bergeser dari kata benda menjadi kata kerja. Buktinya? Anda pasti pernah mendengar istilah "Googling" yang berarti bekerja dengan menggunakan mesin pencari bernama Google. Di negara-negara berbahasa Inggris sendiri, penggunaan kata Google sebagai kata kerja terlihat dari frase "Google it!"
Selanjutnya, dikisahkan bahwa awal mula istilah Google digunakan sebagai kata kerja ini berawal dari isi e-mail Larry Page kepada teman-temannya dan rekan-rekannya sesama mahasiswa. Dalam e-mail tersebut, Larry Page menyuruh teman-temannya untuk "ber-Googling ria". Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2006, kata Google kemudian dimasukkan kedalam kamus Oxford English Dictionary.
.jpg)
