Home
» Strategi TOEFL
» Structure and Written Expression
» Gunakan Comparative dan Superlative dengan Benar - Strategi TOEFL Skill 28
Gunakan Comparative dan Superlative dengan Benar - Strategi TOEFL Skill 28
Pada artikel sebelumnya telah dibahas hal-hal yang berkaitan dengan comparative dan superlative. Jika belum mengetahui atau belum menguasai bagaimana cara membentuk comparative dan superlative, perbedaannya, kapan digunakan, dan polanya, silahkan baca terlebih dahulu artikel yang berjudul "Comparative and Superlative". Artikel kali ini masih akan membahas tentang kedua poin tersebut namun penekanan pada artikel ini ada pada penggunaannya. Simak dengan seksama.
Masalah terkait comparative dan superlative dalam tes TOEFL terkadang muncul pada penggunaannya yang kurang tepat. keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Perhatikan, comparative digunakan ketika kita hendak membandingkan dua hal yang setara. Berikut contohnya:
The English class is larger than the history class
Josh is more intelligent than Khansa
Kedua contoh diatas, hal yang dibandingkan merupakan dua hal yang setara. Pada contoh pertama, kelas bahasa Inggris dibandingkan dengan kelas sejarah. Sedangkan pada contoh kedua, Josh dibandingkan dengan Khansa.
Berbeda dengan superlative, poin ini digunakan ketika kita hendak membandingkan satu hal dengan beberapa hal lainnya dimana maksud dari pernyataan jenis ini adalah untuk menunjukkan satu yang terbaik diantara yang lainnya. Perhatikan contoh berikut:
The English class is the largest in this school
Josh is the most intelligent of all students in this university
Pada contoh pertama diatas, The English class didaulat sebagai kelas yang paling besar atau kelas terbesar jika dibandingkan dengan kelas lain. Sedangkan pada contoh kedua, Josh didaulat sebagai siswa tercerdas atau terpintar diantara keseluruhan siswa di universitas.
.jpg)
