Home
» e-Learning
» Penelitian
» Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Media e-Learning Moodle dalam Pembelajaran Translation
Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Media e-Learning Moodle dalam Pembelajaran Translation
Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran, atau yang juga dikenal dengan istilah e-Learning atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah pembelajaran eletronik, telah menjadi metode belajar kontemporer yang telah banyak diadopsi oleh institusi dewasa ini. Sebuah penelitian tentang penggunaan media e-Learning Moodle dalam pembelajaran translation telah dilakukan. Berikut kesimpulan hasil penelitian tersebut.
Persepsi Mahasiswa terhadap Pengintegrasian Moodle sebagai Media Pembelajaran Translation
Muhaimin Abdullah (2012) dalam penelitiannya yang berjudul "Students Perception toward the Use of Learning Management System Moodle in Teaching Translation", berdasarkan observasi di 4 kelas bahasa Inggris, kuesioner, serta wawancara terhadap beberapa sampel mahasiswa dari sebuah universitas negeri di kota Makassar, menemukan fakta bahwa pemanfaatan learning management system Moodle sebagai media pembelajaran dipersepsikan positif oleh mayoritas sampel. Selanjutnya dijelaskan bahwa fitur dari learning management system Moodle sangat lengkap dan efisien untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Translation.
Penelitian tersebut menegaskan bahwa teknologi memiliki kapabilitas untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Teknologi juga mendukung efisiensi pembelajaran dalam beberapa hal, diantaranya efisiensi waktu dan sarana pembelajaran. Bentuk efisiensi waktu yang ditawarkan adalah kemudahan mengakses materi pembelajaran karena materi dapat diunggah ke sistem sehingga dapat diakses oleh siswa atau mahasiswa kapanpun dan dimanapun. Untuk pengajar, bentuk efisiensi yang ditawarkan adalah kemudahan menyampaikan materi ajar kepada siswa atau mahasiswa. Pengajar tidak lagi harus membawa buku pedoman dalam mengajar. Penilaian hasil pembelajaran juga akan lebih mudah dan akurat. Terkait sarana pembelajaran, pengumpulan tugas dengan menggunakan kertas serta penggunaan papan tulis dan spidol dapat diminimalisir dalam proses pembelajaran
Kelemahan
Adapun kelemahan dari pengadopsian metode pembelajaran ini terletak pada ketergantungan penggunanya terhadap media komputer atau laptop, listrik, dan jaringan internet. Ketika media komputer atau laptop mengalami masalah, atau pada saat listrik padam, atau jaringan internet bermasalah, maka proses belajar mengajar akan terhambat. Penggunaan komputer atau laptop dalam jangka waktu yang lama juga berpengaruh terhadap kesehatan mata. Adapun saran penulis untuk meminimalisir kelemahan metode pembelajaran elektronik adalah dengan menerapkan metode hybrid learning atau yang juga dikenal dengan istilah blended learning, yaitu pengkombinasian antara metode pembelajaran konvensional (tatap muka) dengan metode pembelajaran eletronik. Pengkombinasian kedua metode tersebut diharapkan dapat saling melengkapi kelebihan dan dapat saling menutupi kelemahan dari masing-masing metode.
Terkait efektivitas Moodle sebagai media pembelajaran, Singh (2010) dalam penelitiannya yang menginvestigasi Moodle dan fitur-fiturnya mendaulat Moodle sebagai learning management system terbaik atas pertimbangan kemudahan pengoperasiannya dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis online. Lebih lanjut dijelaskan bahwa Moodle dapat menyediakan beragam aktivitas dalam menciptakan pembelajaran berbasis online yang interaktif.
Hasil Penelitian yang Mendukung
Penelitian terhadap e-Learning bukanlah hal yang baru dilakukan. Dalam dunia pendidikan, terdapat beberapa ahli yang hasil penelitiannya mendukung hasil penelitian tersebut diatas. Diantaranya diungkapkan oleh Etxebarria (2012) yang melaporkan bahwa Moodle merupakan platform yang ideal untuk digunakan dalam pembelajaran berbasis online dan pembelajaran berbasis kelas. Hasil penelitian lainnya diungkapkan oleh Wantoro (2014) yang merekomendasikan Moodle sebagai tehnik alternatif untuk mendukung aktivitas pembelajaran tatap muka, dalam hal ini pembelajaran reading, dalam konteks blended learning atau pembelajaran yang mengkombinasikan online learning dengan metode konvensional.Terkait efektivitas Moodle sebagai media pembelajaran, Singh (2010) dalam penelitiannya yang menginvestigasi Moodle dan fitur-fiturnya mendaulat Moodle sebagai learning management system terbaik atas pertimbangan kemudahan pengoperasiannya dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis online. Lebih lanjut dijelaskan bahwa Moodle dapat menyediakan beragam aktivitas dalam menciptakan pembelajaran berbasis online yang interaktif.
Kesimpulan dan Saran
Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas, disarankan agar para pengajar dan praktisi pendidikan untuk lebih membuka diri dan mempertimbangkan integrasi teknologi dalam pembelajaran dalam upaya mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Pemanfaatan teknologi dalam dunia pembelajaran diharapkan mampu menutupi aspek-aspek yang tidak bisa dijangkau atau dihasilkan dalam pendidikan konvensional. Penulis menyarankan agar teknologi dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk melengkapi pembelajaran tatap muka atau konvensional. Sejauh ini, penulis meyakini bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebatas untuk mengajar, tidak untuk mendidik mengingat peran teknologi tidak cukup mampu untuk meng-cover aspek-aspek afektif yang dipandang sangat penting dalam keberhasilan pelajar.Referensi
Abdullah, Muhaimin. 2012. Students’ Perception toward the Use of Learning Management System Moodle in Teaching Translation. Unpublished thesis. Universitas Negeri Makassar.
Etxebarria, A., Garay, U., and Romero, A. 2012. Implementation of Social Strategies in Language Learning by Means of Moodle. Journal of Language Teaching and Research. Vo. 3, No. 2, pp. 273-282.
Singh, Ngangbam Monish. 2010. Moodle and Its’ Features. National Institute of Rourkela.
Wantoro, S. 2014. Blended Learning: Incorporating Moodle into Classroom Reading Comprehension Activities (A Case Study at A Senior High School in Pangkalpinang. Universitas Pendidikan Indonesia.
.jpg)
